Cowok yang sesudah menikah meningkat buncit perutnya tentu jadi bahan berkelakar diantara teman-temannya. Katanya telah makmur, telah bahagia, “susunya” pas, dan beda lain. Ternyata seluruh ini terjadi mayoritas karena hal kebiasaan. Sebenarnya nggak melulu orang yang telah menikah sih. Banyak pun orang yang belum menikah tapi telah buncit perutnya. Jadi membuncitnya perutmu tersebut jelas bukan sebab sudah menikah, tapi sebab kebiasaan burukmu sendiri.

Kebiasaan yang buat perut anda buncit ini bukan kelaziman baik, lho. Biar anda tetap sehat dan atletis bahkan sesudah menikah, yuk coba penilaian lagi kebiasaan-kebiasaanmu. Jangan hingga statusmu yang tak lagi lajang anda jadikan dalil buat nggak peduli penampilanmu lagi.

Salah banget bila kamu menggunakan dalil ‘sudah tak lagi lajang’ untuk tidak mempedulikan perut buncitmu

Menjaga penampilan tidak saja ditujukan untuk unik hati lawan jenis kok, boys. Tapi pun ditujukan guna diri anda sendiri. Kalau anda saja puas dengan penampilanmu, lagipula orang lain, pasti pun sedap di anggap mata dan sang istri kian cinta. Kalau perutmu telah terlanjur buncit, mari pikirkan bagaimana metodenya rata lagi. Semangat ya.

Sibuk tak dapat dijadikan dalil untuk meninggalkan olahraga. Ini hal kesehatan!

Jangan meninggalkan olahraga, boys, meskipun ketika ini anda sibuk mengurus keperluan finansialmu guna keluarga. Olahraga tidak memerlukan waktu yang lama, melulu setengah jam berlari dan dilaksanakan secara teratur 3 kali seminggu saja sudah dapat membantumu bugar. Olahraga juga tidak saja ajang diet, tapi menolong menyehatkan jiwa dan ragamu. Mens sana in corpore sano.

Mintalah istri masak masakan yang sehat dikomparasikan masakan yang berisi tidak sedikit lemak

Istri anda mungkin sangat merasakan menyiapkan makanan untukmu, namun kamu pun harus mengingatkannya untuk tidak boleh memasak makanan tidak sehat. Istrimu tentu akan memikirkan teknik kreatif guna membuatkan masakan yang sehat dan enak. Kamu dan family kecilmu pun bakal terbiasa dengan gaya hidup sehat. Apa yang lebih membahagiakan dari kebersamaan dalam suasana sehat?

Kenyamanan dan kebahagiaan hidup bukanlah dalil untuk bermalas-malasan

Nah bila ini sih fatal, bukannya semangat membina rumah tangga, kebahagiaanmu sebab saat ini tak lagi sendiri malah membuatmu tidak jarang kali bermalas-malasan. Ketika week end dan hari cuti kamu pakai hanya untuk istirahat dan nonton TV sambil menguras biskuit di toples, jelas saja perutmu bakal terus meningkat buncit, boys. Kontrol kebiasaanmu, bakal lebih baik andai kamu menyuruh istrimu berlibur atau berolahraga bersama supaya week end-mu menjadi berkualitas.

Sebenarnya terdapat cara-cara simpel untuk mendapat perut lebih ramping, yakni dengan menghindari sejumlah hal laksana :

Mengonsumsi makanan yang tinggi kalori dan lemak.
Biskuit, kerupuk, keripik, dan sekian banyak Tempatbet55 makanan siap saji tergolong ke dalam jenis makanan yang tinggi kalori dan lemak. Jenis makanan ini dapat merangsang peradangan pada tubuh, sedangkan lemak membandel pada perut berhubungan erat dengan peradangan. Sementara itu, banyak sekali bukti ilmiah mengaku bahwa sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh, akan menolong mengurangi ukuran perut Anda. Dengan begitu, berusahalah untuk meminimalisir konsumsi makanan yang tinggi kalori dan lemak dengan jenis makanan yang lebih menyehatkan.

Makan terlampau malam.
Makan pada malam hari bisa mengganggu ritme sirkadian (jam biologis yang menata siklus tubuh manusia) dan mengolah hormon yang mengendalikan nafsu makan. Makan sebelum masa-masa tidur pun dapat memberatkan proses pencernaan, sekaligus merangsang rasa kembung bahkan nyeri ulu hati. Hindari santap terlalu malam, lagipula saat tubuh merasa lelah, sebab proses pencernaan makanan di dalam tubuh semakin melambat.

Makan berlebihan.
Untuk menurunkan berat badan sekaligus lingkar pinggang, perhatikan asupan kalori per hari. Memangkas 500-1.000 kalori masing-masing hari serta meningkatkan kegiatan fisik, dapat meminimalisir 0,5 sampai 1 kg per minggu. Meski demikian, pengurangan kalori ini usahakan melewati konsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Hal ini dimaksudkan supaya tubuh tidak mengalami kelemahan nutrisi.

Stres berlarut-larut.
Tuntutan pekerjaan, masalah keluarga, atau tagihan yang menumpuk, tidak boleh biarkan tubuh merasakan stres. Terutama untuk anda yang hendak menjaga perut tetap ramping, urgen untuk mengetahui cara menanggulangi stres. Sebab ketika stres, kadar hormon kortisol dalam tubuh meningkat. Lama kelamaan suasana tingginya kadar hormon kortisol ini mengakibatkan penumpukan lemak perut dan menciptakan sel-sel lemak menjadi lebih besar.

Yang jelas, telah menikah atau belum menikah tidak ada dalil untuk tidak mengawal kesehatan. Karena kesehatanmu pun bagian dari kebahagiaanmu dan orang-orang di sekitarmu. Ancaman penyakit yang akan anda alami di masa tua laksana diabetes dan stroke dapat juga terjadi di masa muda dampak pola kelaziman yang tidak cukup baik.

Leave a Reply